Sriwijaya Post - Minggu, 27 Maret 2011 17:40 WIB
PALEMBANG, SRIPOKU.COM--Sriwijaya FC memetik satu poin dengan menahan imbang Arema FC 1-1 pada lanjutan Liga Super Indonesia (LSI), di Kanjuruhan Malang, Minggu (27/5). Gol dilesakkan Musafri di menit ke-35. Sebenarnya Arema bisa unggu dua di babap pertama, sayang tendangan penalti Noh Alam Shah digagalkan Ferry. Sementara gol balasan SFC dilesakkan Budi Sudarsono di menit 64. Sejak kick off, kedua tim saling menyerang, pertarungan berjalan cukup keras hingga 20 pertama, bahkan Ferry menerima kartu kuning karena melanggar Noh Alam Shah di kotak penalti. Wasit Yusuf pun menunjuk titik putih, namun Ferry berhasil membaca bola tendangan Noh dan memblok dengan kakinya di menit ke-20. Setelah Kegagalan penalti Noh Alam Shah itu, Arema Malang terus menekan lini pertahanan SFC. Roman Chemelo berhasil merebut bola dan mengirim umpan kepada Musafri yang kemudian mencocor bola di menit ke-35. Kedudukan 1-0 untuk Arema. Usai gol itu, mental anak asuh Kolev sedikit menurun, berkali-kali para punggawa Arema melakukan tekanan-tekanan, Roman behasil menjebol gawang Ferry, namun dianulir karena terperangkap offside. Supardi menerima kartu kuning karena menekel Musafri. Kedudukan 0-1 bertahan hingga akhir babak pertama. Untuk mengejar ketertinggalan satu gol, pelatih Ivan Kolev memasukkan striker Budi Sudarsono menggantikan Kim Yong Hee dengan harapan duet Budi dan Jajang Mulyana di lini depan bisa memencahkan kebuntuan SFC di babak kedua. Masuknya Budi memang membawa hasil, bermula umpan jauh dari tengah lapangan oleh pemain berjuluk Piton ini, tetapi ditepis Kurnia Meiga sehingga menjadi bola rebound. Meiga kemudian sempat berjibaku dengan Okto hingga terjatuh. Sementara bola jatuh di kaki Budigol dan ia tendang kembali untuk merobek gawang Arema. Usai gol balasan, kepercayaan diri punggawa SFC kembali membaik, beberapa peluang didapatkan. Memasuki menit 76, Kolev menarik keluar Jajang yang cedera lutut digantikan Ade Suhendra. Kemudian menarik Dirga Lasut digantikan Ahmad Jufriyanto. Permainan keras diperagakan Leonard Tumpamahu terhadap Budi sehingga menerima kartu kuning. Menjelang menit akhir peluang didapatkan Kayamba tetapi diganggu Meiga dan Leo, akibatnya Kayamba marah dan protes keras kepada wasit asing Yusuf sehingga kapten SFC ini dihadiahi kartu kuning. Pada empat menit injury time kedua tim saling serang, namun hingga pertandingan berakhir kedudukan bertahan 1-1.
