Perang provider celullar paling seru saat ini adalah antara XL dan Telkomsel. Berkali-kali kita dapat melihat iklan-iklan kartu XL dan kartu as/simpati (Telkomsel) saling menjatuhkan dengan cara saling memurahkan tarif sendiri.
Kini perang 2 kartu yang sudah ternama ini kian meruncing dan langsung tak tanggung-tanggung menyindir satu sama lain secara vulgar.
Sindiran terbaru kali ini adalah mengenai perang tarif antara 2 provider tersebut. XL menawarkan 25 rupiah/menit sedangkan kartu as menawarkan 20 rupiah/menit. Siapa yang menang ? Tentu pasti kartu As dalam hal tarif termurah.
Iklan XL yang menawarkan Rp 25/menit menggunakan artis cilik Baim sebagai modelnya, menggunakan kepolosan Baim dengan kesan mengatakan bahwa tarifnya XL jujur. Namun di salah satu iklan XL yang menceritakan Baim sedang main monopoli, lalu ia disuruh milih antara uang logam 25 rupiah beneran dengan 20 perak uang monopoli boongan, Baim pun segera memilih uang logam 25 rupiah dan mengatakan bahwa uang monopoli yang bernilai 20 itu bo’ongan. Tahu kan 20 perak uang monopoli ini menggambarkan provider mana ?
Sindiran iklan XL itu segera dibalas oleh iklan kartu As, dengan slogan baru di akhir iklan yaitu “Jangan mau dibo’ongin anak kecil (Baim) !”. Bahkan kartu As tak tanggung-tanggung menyindir XL, telkomsel berhasil “menculik” bintang iklan dari XL yaitu Sule. Sule pernah membintangi iklan XL dimana ia menjadi presenter selalu dibilang “jelek” sama Baim, mungkin gara-gara sakit hati dibilang jelek sama Baim akhirnya Sule pun dengan PD-nya membintangi saingan berat provider XL yaitu Telkomsel
Iklan terbaru Sule ini, Sule bercerita bahwa ia kapok dan tobat. Ha5x, dan diakhir iklan terucap “kata sakti” kartu As saat ini “Jangan mau dibo’ongin anak kecil !” Kini yang jadi pertanyaan terbesar adalah “Siapa yang jujur ?”
http://joyhomework.wordpress.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar