Detiksport/M. Resha Pratama
Jakarta - Di akhir tahun, timnas sepakbola U-23 Indonesia akan berusaha jadi jawara di ajang SEA Games. Terkait dengan hal itu, kekisruhan di tubuh PSSI pun diharapkan segera diselesaikan dengan sebaik-baiknya agar tidak menjadi aral dalam usaha jadi juara.
Polemik yang melibatkan PSSI semakin panas saja. Senin (28/3/2011) kemarin, pemerintah melalui Menpora Andi Mallarangeng memberikan sejumlah poin pernyataan bertalian dengan kekisruhan tersebut.
Pernyataan tersebut lantas ikut membuat nasib timnas Indonesia dipertanyakan. Untungnya salah satu poin pernyataan itu ikut menegaskan bahwa persiapan timnas untuk SEA Games 2011 akan terus berjalan.
Sejauh ini, persiapan timnas Indonesia untuk SEA Games nanti memang masih berjalan teratur sebagaimana jadwal yang sudah ditentukan sebelumnya.
"Tetap sesuai jadwal dan agenda. Melihat agenda, tanggal 25 April timnas U-23 kumpul. Rencananya ada tes medis dan pengurusan visa ke Austria di awal bulan Mei," tukas Deputi Bidang Teknis Badan Tim Nasional (BTN) Iman Arif dalam perbincangan dengan detikSport, Selasa (29/3/2011) pagi WIB.
Sekembalinya ke Tanah Air usai pemusatan latihan di Austria, timnas U-23 belum bisa bersantai. Rencananya mereka akan kembali masuk pemusatan latihan di Palembang dalam rangka persiapan menghadapi Piala AFF U-23 yang akan dihelat di Palembang pada 4-23 Juli 2011.
"Ini tergantung kepengurusan. Kalau masih terus, ya kita jalan, atau apakah batal atau ada perubahan," tutur Iman.
Di sela-sela padatnya progaram tersebut, para pemain timnas juga mesti menjalani Program Indonesia Emas (PRIMA) di Batujajar pada tanggal 30 April sampai dengan 14 Mei. Setelah itu, pada bulan November depan timnas U-23 akan tampil dalam perhelatan SEA Games 2011 yang rencananya dilaksanakan di Palembang.
Dengan kondisi persepakbolaan saat ini, Iman pun berharap jadwal yang sudah ada tidak sampai terganggu. Ia tidak mau polemik yang semakin memanas malah jadi mengorbankan timnas.
"Semoga secepatnya diselesaikan, timnas jangan sampai dikorbankan. Apalagi fokusnya juara, jangan sampai program juga dikorbankan," harap Iman.
Selain timnas U-23, program timnas senior juga menambah padatnya jadwal BTN. Pada tanggal 20 Juni timnas senior akan kembali masuk pemusatan latihan dan tiga hari kemudian diagendakan terlibat dalam partai ujicoba. Persiapan itu dilakukan guna menghadapi partai pra kualifikasi Piala Dunia 2014.
"Lawannya Filipina atau Kamboja, (pertandingan) di Jakarta. Untuk program timnas senior sudah tertata," terang Iman.
Detiksport/M. Resha Pratama
Jakarta - Di akhir tahun, timnas sepakbola U-23 Indonesia akan berusaha jadi jawara di ajang SEA Games. Terkait dengan hal itu, kekisruhan di tubuh PSSI pun diharapkan segera diselesaikan dengan sebaik-baiknya agar tidak menjadi aral dalam usaha jadi juara.
Polemik yang melibatkan PSSI semakin panas saja. Senin (28/3/2011) kemarin, pemerintah melalui Menpora Andi Mallarangeng memberikan sejumlah poin pernyataan bertalian dengan kekisruhan tersebut.
Pernyataan tersebut lantas ikut membuat nasib timnas Indonesia dipertanyakan. Untungnya salah satu poin pernyataan itu ikut menegaskan bahwa persiapan timnas untuk SEA Games 2011 akan terus berjalan.
Sejauh ini, persiapan timnas Indonesia untuk SEA Games nanti memang masih berjalan teratur sebagaimana jadwal yang sudah ditentukan sebelumnya.
"Tetap sesuai jadwal dan agenda. Melihat agenda, tanggal 25 April timnas U-23 kumpul. Rencananya ada tes medis dan pengurusan visa ke Austria di awal bulan Mei," tukas Deputi Bidang Teknis Badan Tim Nasional (BTN) Iman Arif dalam perbincangan dengan detikSport, Selasa (29/3/2011) pagi WIB.
Sekembalinya ke Tanah Air usai pemusatan latihan di Austria, timnas U-23 belum bisa bersantai. Rencananya mereka akan kembali masuk pemusatan latihan di Palembang dalam rangka persiapan menghadapi Piala AFF U-23 yang akan dihelat di Palembang pada 4-23 Juli 2011.
"Ini tergantung kepengurusan. Kalau masih terus, ya kita jalan, atau apakah batal atau ada perubahan," tutur Iman.
Di sela-sela padatnya progaram tersebut, para pemain timnas juga mesti menjalani Program Indonesia Emas (PRIMA) di Batujajar pada tanggal 30 April sampai dengan 14 Mei. Setelah itu, pada bulan November depan timnas U-23 akan tampil dalam perhelatan SEA Games 2011 yang rencananya dilaksanakan di Palembang.
Dengan kondisi persepakbolaan saat ini, Iman pun berharap jadwal yang sudah ada tidak sampai terganggu. Ia tidak mau polemik yang semakin memanas malah jadi mengorbankan timnas.
"Semoga secepatnya diselesaikan, timnas jangan sampai dikorbankan. Apalagi fokusnya juara, jangan sampai program juga dikorbankan," harap Iman.
Selain timnas U-23, program timnas senior juga menambah padatnya jadwal BTN. Pada tanggal 20 Juni timnas senior akan kembali masuk pemusatan latihan dan tiga hari kemudian diagendakan terlibat dalam partai ujicoba. Persiapan itu dilakukan guna menghadapi partai pra kualifikasi Piala Dunia 2014.
"Lawannya Filipina atau Kamboja, (pertandingan) di Jakarta. Untuk program timnas senior sudah tertata," terang Iman.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar